Tega
๐ต 1123 characters
โฑ๏ธ 5:26 duration
๐ ID: 3518563
๐ Lyrics
Semakin mengalah kau semakin gila
Kau anggap diriku orang yang tak berharga
Bila memandang diriku bagai bangkai yang berbau
Tak sedikit pun rasa iba padaku
Semakin mengalah kau semakin gila
Aku menangis, aku menjerit, kamu tertawa
Aku mengalah, aku berlutut, kau semakin gila
(Terima kasih)
Apa maumu? Apa maksudmu? Aku pun tak tahu
Bila tak suka lepaskan saja putus tali cinta
Hoo-oo
Hoo-oo
Punya kekasih tak punya hati
Terima kasih nyanyian kerahmatan atas semua atensinya
Asyik
Semakin mengalah kau semakin gila
Kau anggap diriku orang yang tak berharga
Bila memandang diriku, kubagai bangkai yang berbau
Tak sedikit pun rasa iba padaku
Semakin mengalah kau semakin gila
Aku menangis, aku menjerit, kamu tertawa
Aku mengalah, aku berlutut, kau semakin gila
Apa maumu? Apa maksudmu? Aku pun tak tahu
Bila tak suka lepaskan saja putus tali cinta
Hoo-oo
Huu-uu
Punya kekasih tak punya hati
Semakin mengalah kau semakin gila
Kau anggap diriku orang yang tak berharga
Bila memandang diriku (makasih) bagai bangkai yang berbau
Tak sedikit pun rasa iba padaku (makasih)
Semakin mengalah kau semakin gila
Haa-aa-aa
Haa-aa
Kau anggap diriku orang yang tak berharga
Bila memandang diriku bagai bangkai yang berbau
Tak sedikit pun rasa iba padaku
Semakin mengalah kau semakin gila
Aku menangis, aku menjerit, kamu tertawa
Aku mengalah, aku berlutut, kau semakin gila
(Terima kasih)
Apa maumu? Apa maksudmu? Aku pun tak tahu
Bila tak suka lepaskan saja putus tali cinta
Hoo-oo
Hoo-oo
Punya kekasih tak punya hati
Terima kasih nyanyian kerahmatan atas semua atensinya
Asyik
Semakin mengalah kau semakin gila
Kau anggap diriku orang yang tak berharga
Bila memandang diriku, kubagai bangkai yang berbau
Tak sedikit pun rasa iba padaku
Semakin mengalah kau semakin gila
Aku menangis, aku menjerit, kamu tertawa
Aku mengalah, aku berlutut, kau semakin gila
Apa maumu? Apa maksudmu? Aku pun tak tahu
Bila tak suka lepaskan saja putus tali cinta
Hoo-oo
Huu-uu
Punya kekasih tak punya hati
Semakin mengalah kau semakin gila
Kau anggap diriku orang yang tak berharga
Bila memandang diriku (makasih) bagai bangkai yang berbau
Tak sedikit pun rasa iba padaku (makasih)
Semakin mengalah kau semakin gila
Haa-aa-aa
Haa-aa