Masa Depan yang Menyilaukan Mata - Mirai ga Me ni Shimiru
๐ต 937 characters
โฑ๏ธ 4:12 duration
๐ ID: 4279564
๐ Lyrics
Baru pertama kali ini ku melihat
Fajar yang seperti ini
Warna-warna meluas bagai dilukis
Oleh kuas biru, meleleh di atas langit
Saat manusia membuat keputusan
Hal yang terlihat menjadi berubah
Walau pagi yang sama
Seperti biasanya
Pedih di mata pun, lihat baik-baik
Seberapa silau pun, itulah masa depan kita
Pedih di mata pun, dunia luar menunggu
Entah mengapa air mataku berlinang
Walau tak ada hal sedih sedikit pun
Diriku merasa sendu
Walaupun hanya menatap langit tempat
Sang mentari terbit, aku pun jadi menangis
Oh, betapa begitu indahnya
Tiada awan kekhawatiran tampak
Setidaknya kuingin
Hatiku cerah
Janganlah berpaling, walau di saat hujan pun
Seperti apa pun cuacanya, itulah yang namanya hidup
Janganlah berpaling, terimalah semuanya
Air mata 'kan bersihkan hal sedih
Pedih di mata pun, lihat baik-baik
Seberapa silau pun, itulah masa depan kita
Pedih di mata pun, dunia luar menunggu
Entah mengapa air mataku berlinang
Fajar yang seperti ini
Warna-warna meluas bagai dilukis
Oleh kuas biru, meleleh di atas langit
Saat manusia membuat keputusan
Hal yang terlihat menjadi berubah
Walau pagi yang sama
Seperti biasanya
Pedih di mata pun, lihat baik-baik
Seberapa silau pun, itulah masa depan kita
Pedih di mata pun, dunia luar menunggu
Entah mengapa air mataku berlinang
Walau tak ada hal sedih sedikit pun
Diriku merasa sendu
Walaupun hanya menatap langit tempat
Sang mentari terbit, aku pun jadi menangis
Oh, betapa begitu indahnya
Tiada awan kekhawatiran tampak
Setidaknya kuingin
Hatiku cerah
Janganlah berpaling, walau di saat hujan pun
Seperti apa pun cuacanya, itulah yang namanya hidup
Janganlah berpaling, terimalah semuanya
Air mata 'kan bersihkan hal sedih
Pedih di mata pun, lihat baik-baik
Seberapa silau pun, itulah masa depan kita
Pedih di mata pun, dunia luar menunggu
Entah mengapa air mataku berlinang
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:26.78] Baru pertama kali ini ku melihat
[00:32.96] Fajar yang seperti ini
[00:39.11] Warna-warna meluas bagai dilukis
[00:44.23] Oleh kuas biru, meleleh di atas langit
[00:50.64] Saat manusia membuat keputusan
[00:53.87] Hal yang terlihat menjadi berubah
[00:56.09] Walau pagi yang sama
[00:59.59] Seperti biasanya
[01:03.21] Pedih di mata pun, lihat baik-baik
[01:09.19] Seberapa silau pun, itulah masa depan kita
[01:15.36] Pedih di mata pun, dunia luar menunggu
[01:22.85] Entah mengapa air mataku berlinang
[01:31.42]
[01:43.80] Walau tak ada hal sedih sedikit pun
[01:49.99] Diriku merasa sendu
[01:56.03] Walaupun hanya menatap langit tempat
[02:01.10] Sang mentari terbit, aku pun jadi menangis
[02:07.56] Oh, betapa begitu indahnya
[02:10.89] Tiada awan kekhawatiran tampak
[02:12.98] Setidaknya kuingin
[02:16.49] Hatiku cerah
[02:20.14] Janganlah berpaling, walau di saat hujan pun
[02:26.20] Seperti apa pun cuacanya, itulah yang namanya hidup
[02:32.12] Janganlah berpaling, terimalah semuanya
[02:39.49] Air mata 'kan bersihkan hal sedih
[02:48.32]
[03:08.51] Pedih di mata pun, lihat baik-baik
[03:14.52] Seberapa silau pun, itulah masa depan kita
[03:20.40] Pedih di mata pun, dunia luar menunggu
[03:28.03] Entah mengapa air mataku berlinang
[03:36.66]
[00:32.96] Fajar yang seperti ini
[00:39.11] Warna-warna meluas bagai dilukis
[00:44.23] Oleh kuas biru, meleleh di atas langit
[00:50.64] Saat manusia membuat keputusan
[00:53.87] Hal yang terlihat menjadi berubah
[00:56.09] Walau pagi yang sama
[00:59.59] Seperti biasanya
[01:03.21] Pedih di mata pun, lihat baik-baik
[01:09.19] Seberapa silau pun, itulah masa depan kita
[01:15.36] Pedih di mata pun, dunia luar menunggu
[01:22.85] Entah mengapa air mataku berlinang
[01:31.42]
[01:43.80] Walau tak ada hal sedih sedikit pun
[01:49.99] Diriku merasa sendu
[01:56.03] Walaupun hanya menatap langit tempat
[02:01.10] Sang mentari terbit, aku pun jadi menangis
[02:07.56] Oh, betapa begitu indahnya
[02:10.89] Tiada awan kekhawatiran tampak
[02:12.98] Setidaknya kuingin
[02:16.49] Hatiku cerah
[02:20.14] Janganlah berpaling, walau di saat hujan pun
[02:26.20] Seperti apa pun cuacanya, itulah yang namanya hidup
[02:32.12] Janganlah berpaling, terimalah semuanya
[02:39.49] Air mata 'kan bersihkan hal sedih
[02:48.32]
[03:08.51] Pedih di mata pun, lihat baik-baik
[03:14.52] Seberapa silau pun, itulah masa depan kita
[03:20.40] Pedih di mata pun, dunia luar menunggu
[03:28.03] Entah mengapa air mataku berlinang
[03:36.66]