Wahai Kesatria
๐ต 1574 characters
โฑ๏ธ 4:19 duration
๐ ID: 4279708
๐ Lyrics
Wahai kesatria, pahlawan sebenarnya
Seusai pertarungan berakhir
Demi siapakah air matamu itu engkau teteskan?
Angin yang segera berlalu
Dengan cepat mengubah arah
Menjadi takdir keberuntungan
Hujan pun segera turun
Seringkali ku bermimpi
Keajaiban yang 'kan kita wujud
Langit hari ini akan terus
Berlanjut di masa depan
Jangan lupakan sakitnya menang
Seseorang akan pergi
Mengantar para pecundang kelak
Dalam ingatan ini
Wahai kesatria, pahlawan sebenarnya
Meskipun dipenuhi luka
Dia merebut limpahan kejayaan darinya
Wahai kesatria, pahlawan sebenarnya
Berjuang sendirian 'tuk bangkit
Untuk apa dia terus melangkah di akhir jalan?
Change the world!
Angin yang terus bertiup pun
Sesekali berhenti sejenak
Debar jantung yang kian mengencang
Sekarang kembali tenang
Walaupun luka akan pulih
Jalan hidupnya tidak akan pudar
Suatu saat kita 'kan tersadar
Itu sebuah kesalahan
Segala pertikaian sampai kapan pun
Tidak akan ada pemenang
Karena itu hanya kekosongan
Hati yang menjadi kasar
Wahai kesatria, sang prajurit mulia
Adakah yang hilang darimu?
Tebusan itu kesendirian sedang menunggu
Wahai kesatria, sang prajurit mulia
Apa yang sedang engkau lindungi?
Di dunia ini yang takkan tergantikan hanyalah cinta
Change the world!
Coba kau ingat sakitnya luka
Kekesalan seseorang
Tempat yang engkau lihat di mimpi
Itu bukanlah surga
Wahai kesatria, pahlawan yang terakhir
Meskipun dipenuhi luka
Dia merebut limpahan kejayaan darinya
Wahai kesatria, pahlawan yang terakhir
Berjuang sendirian 'tuk bangkit
Untuk apa dia terus melangkah di akhir jalan?
Change the world!
Seusai pertarungan berakhir
Demi siapakah air matamu itu engkau teteskan?
Angin yang segera berlalu
Dengan cepat mengubah arah
Menjadi takdir keberuntungan
Hujan pun segera turun
Seringkali ku bermimpi
Keajaiban yang 'kan kita wujud
Langit hari ini akan terus
Berlanjut di masa depan
Jangan lupakan sakitnya menang
Seseorang akan pergi
Mengantar para pecundang kelak
Dalam ingatan ini
Wahai kesatria, pahlawan sebenarnya
Meskipun dipenuhi luka
Dia merebut limpahan kejayaan darinya
Wahai kesatria, pahlawan sebenarnya
Berjuang sendirian 'tuk bangkit
Untuk apa dia terus melangkah di akhir jalan?
Change the world!
Angin yang terus bertiup pun
Sesekali berhenti sejenak
Debar jantung yang kian mengencang
Sekarang kembali tenang
Walaupun luka akan pulih
Jalan hidupnya tidak akan pudar
Suatu saat kita 'kan tersadar
Itu sebuah kesalahan
Segala pertikaian sampai kapan pun
Tidak akan ada pemenang
Karena itu hanya kekosongan
Hati yang menjadi kasar
Wahai kesatria, sang prajurit mulia
Adakah yang hilang darimu?
Tebusan itu kesendirian sedang menunggu
Wahai kesatria, sang prajurit mulia
Apa yang sedang engkau lindungi?
Di dunia ini yang takkan tergantikan hanyalah cinta
Change the world!
Coba kau ingat sakitnya luka
Kekesalan seseorang
Tempat yang engkau lihat di mimpi
Itu bukanlah surga
Wahai kesatria, pahlawan yang terakhir
Meskipun dipenuhi luka
Dia merebut limpahan kejayaan darinya
Wahai kesatria, pahlawan yang terakhir
Berjuang sendirian 'tuk bangkit
Untuk apa dia terus melangkah di akhir jalan?
Change the world!
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:00.59] Wahai kesatria, pahlawan sebenarnya
[00:05.40] Seusai pertarungan berakhir
[00:08.25] Demi siapakah air matamu itu engkau teteskan?
[00:16.46]
[00:22.84] Angin yang segera berlalu
[00:26.52] Dengan cepat mengubah arah
[00:30.24] Menjadi takdir keberuntungan
[00:33.46] Hujan pun segera turun
[00:37.16] Seringkali ku bermimpi
[00:40.56] Keajaiban yang 'kan kita wujud
[00:44.31] Langit hari ini akan terus
[00:47.77] Berlanjut di masa depan
[00:51.40] Jangan lupakan sakitnya menang
[00:55.19] Seseorang akan pergi
[00:58.67] Mengantar para pecundang kelak
[01:02.39] Dalam ingatan ini
[01:04.78] Wahai kesatria, pahlawan sebenarnya
[01:09.43] Meskipun dipenuhi luka
[01:12.13] Dia merebut limpahan kejayaan darinya
[01:18.77] Wahai kesatria, pahlawan sebenarnya
[01:23.56] Berjuang sendirian 'tuk bangkit
[01:26.54] Untuk apa dia terus melangkah di akhir jalan?
[01:33.47] Change the world!
[01:41.12] Angin yang terus bertiup pun
[01:44.86] Sesekali berhenti sejenak
[01:48.29] Debar jantung yang kian mengencang
[01:51.76] Sekarang kembali tenang
[01:55.45] Walaupun luka akan pulih
[01:58.63] Jalan hidupnya tidak akan pudar
[02:02.54] Suatu saat kita 'kan tersadar
[02:05.71] Itu sebuah kesalahan
[02:09.49] Segala pertikaian sampai kapan pun
[02:12.95] Tidak akan ada pemenang
[02:16.69] Karena itu hanya kekosongan
[02:20.34] Hati yang menjadi kasar
[02:22.99] Wahai kesatria, sang prajurit mulia
[02:27.71] Adakah yang hilang darimu?
[02:30.36] Tebusan itu kesendirian sedang menunggu
[02:37.05] Wahai kesatria, sang prajurit mulia
[02:41.87] Apa yang sedang engkau lindungi?
[02:44.43] Di dunia ini yang takkan tergantikan hanyalah cinta
[02:51.65] Change the world!
[02:56.69]
[03:06.53] Coba kau ingat sakitnya luka
[03:10.23] Kekesalan seseorang
[03:13.64] Tempat yang engkau lihat di mimpi
[03:17.10] Itu bukanlah surga
[03:21.40] Wahai kesatria, pahlawan yang terakhir
[03:26.42] Meskipun dipenuhi luka
[03:29.13] Dia merebut limpahan kejayaan darinya
[03:35.74] Wahai kesatria, pahlawan yang terakhir
[03:40.60] Berjuang sendirian 'tuk bangkit
[03:43.48] Untuk apa dia terus melangkah di akhir jalan?
[03:50.37] Change the world!
[03:55.76]
[00:05.40] Seusai pertarungan berakhir
[00:08.25] Demi siapakah air matamu itu engkau teteskan?
[00:16.46]
[00:22.84] Angin yang segera berlalu
[00:26.52] Dengan cepat mengubah arah
[00:30.24] Menjadi takdir keberuntungan
[00:33.46] Hujan pun segera turun
[00:37.16] Seringkali ku bermimpi
[00:40.56] Keajaiban yang 'kan kita wujud
[00:44.31] Langit hari ini akan terus
[00:47.77] Berlanjut di masa depan
[00:51.40] Jangan lupakan sakitnya menang
[00:55.19] Seseorang akan pergi
[00:58.67] Mengantar para pecundang kelak
[01:02.39] Dalam ingatan ini
[01:04.78] Wahai kesatria, pahlawan sebenarnya
[01:09.43] Meskipun dipenuhi luka
[01:12.13] Dia merebut limpahan kejayaan darinya
[01:18.77] Wahai kesatria, pahlawan sebenarnya
[01:23.56] Berjuang sendirian 'tuk bangkit
[01:26.54] Untuk apa dia terus melangkah di akhir jalan?
[01:33.47] Change the world!
[01:41.12] Angin yang terus bertiup pun
[01:44.86] Sesekali berhenti sejenak
[01:48.29] Debar jantung yang kian mengencang
[01:51.76] Sekarang kembali tenang
[01:55.45] Walaupun luka akan pulih
[01:58.63] Jalan hidupnya tidak akan pudar
[02:02.54] Suatu saat kita 'kan tersadar
[02:05.71] Itu sebuah kesalahan
[02:09.49] Segala pertikaian sampai kapan pun
[02:12.95] Tidak akan ada pemenang
[02:16.69] Karena itu hanya kekosongan
[02:20.34] Hati yang menjadi kasar
[02:22.99] Wahai kesatria, sang prajurit mulia
[02:27.71] Adakah yang hilang darimu?
[02:30.36] Tebusan itu kesendirian sedang menunggu
[02:37.05] Wahai kesatria, sang prajurit mulia
[02:41.87] Apa yang sedang engkau lindungi?
[02:44.43] Di dunia ini yang takkan tergantikan hanyalah cinta
[02:51.65] Change the world!
[02:56.69]
[03:06.53] Coba kau ingat sakitnya luka
[03:10.23] Kekesalan seseorang
[03:13.64] Tempat yang engkau lihat di mimpi
[03:17.10] Itu bukanlah surga
[03:21.40] Wahai kesatria, pahlawan yang terakhir
[03:26.42] Meskipun dipenuhi luka
[03:29.13] Dia merebut limpahan kejayaan darinya
[03:35.74] Wahai kesatria, pahlawan yang terakhir
[03:40.60] Berjuang sendirian 'tuk bangkit
[03:43.48] Untuk apa dia terus melangkah di akhir jalan?
[03:50.37] Change the world!
[03:55.76]