Two Years Later
๐ต 1371 characters
โฑ๏ธ 4:13 duration
๐ ID: 4283826
๐ Lyrics
Kudorong pintu yang susah dibuka
Ke dalam tempat yang tak berpenghuni
Besok, di sini, ayo bertemu
Email sebaris yang datang mendadak
Kaca mozaik itu sangat nostalgic
"Sebelum diriku menjadi dewasa
Tak bisa cintaimu" saat dimanjakan
Cinta lama di lubuk hatiku
Sedih nan manis tinggalkan duri
Penanda dari kenangan
Kenapa? Dua tahun berlalu
Kenapa? Membuatku berbalik?
Beritahu
Maafkanlah, Tuhan ampunilah diriku ini
Yang tidak percaya 'kan cinta
Aku adalah wanita yang jahat, ah
Sesatkan orang yang ditemui selanjutnya dengan kesedihan
Suatu yang penting bagiku telah menghilang, ah
Baiknya bertemu dengan muka apa?
Karena ku bukan aku yang waktu dulu
Ada tujuan tak bisa pergi
Mungkinku memakai bohong yang pandai
Ku bingung menulis email balasan
Di sisi ujung bangku panjang itu
Kuhela nafasku hilangkan semua perandaian
Sampai sekarang, kuingin cintai
Dirimu, selalu, ego tak terucap
Waktu itu sangat kejam
Hai, kenapa manusia
Hai, sadari kesalahan
Yang dibuat?
Maafkanlah, Tuhan diriku yang terlalu bodoh
Tak bisa menepati janji
Kau adalah orang yang baik dahulu, ah
Tapi pada jari manisku, ada seseorang yang baru
Sudah, tak bisa kembali ke masa itu, ah
Maafkanlah, Tuhan ampunilah diriku ini
Yang tidak percaya 'kan cinta
Aku adalah wanita yang jahat, ah
Sesatkan orang yang ditemui selanjutnya dengan kesedihan
Suatu yang penting bagiku telah menghilang, ah
Ke dalam tempat yang tak berpenghuni
Besok, di sini, ayo bertemu
Email sebaris yang datang mendadak
Kaca mozaik itu sangat nostalgic
"Sebelum diriku menjadi dewasa
Tak bisa cintaimu" saat dimanjakan
Cinta lama di lubuk hatiku
Sedih nan manis tinggalkan duri
Penanda dari kenangan
Kenapa? Dua tahun berlalu
Kenapa? Membuatku berbalik?
Beritahu
Maafkanlah, Tuhan ampunilah diriku ini
Yang tidak percaya 'kan cinta
Aku adalah wanita yang jahat, ah
Sesatkan orang yang ditemui selanjutnya dengan kesedihan
Suatu yang penting bagiku telah menghilang, ah
Baiknya bertemu dengan muka apa?
Karena ku bukan aku yang waktu dulu
Ada tujuan tak bisa pergi
Mungkinku memakai bohong yang pandai
Ku bingung menulis email balasan
Di sisi ujung bangku panjang itu
Kuhela nafasku hilangkan semua perandaian
Sampai sekarang, kuingin cintai
Dirimu, selalu, ego tak terucap
Waktu itu sangat kejam
Hai, kenapa manusia
Hai, sadari kesalahan
Yang dibuat?
Maafkanlah, Tuhan diriku yang terlalu bodoh
Tak bisa menepati janji
Kau adalah orang yang baik dahulu, ah
Tapi pada jari manisku, ada seseorang yang baru
Sudah, tak bisa kembali ke masa itu, ah
Maafkanlah, Tuhan ampunilah diriku ini
Yang tidak percaya 'kan cinta
Aku adalah wanita yang jahat, ah
Sesatkan orang yang ditemui selanjutnya dengan kesedihan
Suatu yang penting bagiku telah menghilang, ah
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:16.10] Kudorong pintu yang susah dibuka
[00:21.79] Ke dalam tempat yang tak berpenghuni
[00:28.13] Besok, di sini, ayo bertemu
[00:31.09] Email sebaris yang datang mendadak
[00:33.95] Kaca mozaik itu sangat nostalgic
[00:39.02] "Sebelum diriku menjadi dewasa
[00:44.51] Tak bisa cintaimu" saat dimanjakan
[00:51.22] Cinta lama di lubuk hatiku
[00:53.89] Sedih nan manis tinggalkan duri
[00:57.08] Penanda dari kenangan
[01:02.65] Kenapa? Dua tahun berlalu
[01:08.25] Kenapa? Membuatku berbalik?
[01:13.32] Beritahu
[01:15.95] Maafkanlah, Tuhan ampunilah diriku ini
[01:19.91] Yang tidak percaya 'kan cinta
[01:22.89] Aku adalah wanita yang jahat, ah
[01:28.46] Sesatkan orang yang ditemui selanjutnya dengan kesedihan
[01:34.09] Suatu yang penting bagiku telah menghilang, ah
[01:44.26]
[01:55.74] Baiknya bertemu dengan muka apa?
[02:01.08] Karena ku bukan aku yang waktu dulu
[02:08.03] Ada tujuan tak bisa pergi
[02:11.15] Mungkinku memakai bohong yang pandai
[02:14.26] Ku bingung menulis email balasan
[02:18.92] Di sisi ujung bangku panjang itu
[02:24.96] Kuhela nafasku hilangkan semua perandaian
[02:31.06] Sampai sekarang, kuingin cintai
[02:34.24] Dirimu, selalu, ego tak terucap
[02:37.19] Waktu itu sangat kejam
[02:42.75] Hai, kenapa manusia
[02:48.60] Hai, sadari kesalahan
[02:53.22] Yang dibuat?
[02:55.95] Maafkanlah, Tuhan diriku yang terlalu bodoh
[02:59.98] Tak bisa menepati janji
[03:02.86] Kau adalah orang yang baik dahulu, ah
[03:08.43] Tapi pada jari manisku, ada seseorang yang baru
[03:14.24] Sudah, tak bisa kembali ke masa itu, ah
[03:24.27]
[03:30.19] Maafkanlah, Tuhan ampunilah diriku ini
[03:34.15] Yang tidak percaya 'kan cinta
[03:37.05] Aku adalah wanita yang jahat, ah
[03:42.67] Sesatkan orang yang ditemui selanjutnya dengan kesedihan
[03:48.43] Suatu yang penting bagiku telah menghilang, ah
[03:58.81]
[00:21.79] Ke dalam tempat yang tak berpenghuni
[00:28.13] Besok, di sini, ayo bertemu
[00:31.09] Email sebaris yang datang mendadak
[00:33.95] Kaca mozaik itu sangat nostalgic
[00:39.02] "Sebelum diriku menjadi dewasa
[00:44.51] Tak bisa cintaimu" saat dimanjakan
[00:51.22] Cinta lama di lubuk hatiku
[00:53.89] Sedih nan manis tinggalkan duri
[00:57.08] Penanda dari kenangan
[01:02.65] Kenapa? Dua tahun berlalu
[01:08.25] Kenapa? Membuatku berbalik?
[01:13.32] Beritahu
[01:15.95] Maafkanlah, Tuhan ampunilah diriku ini
[01:19.91] Yang tidak percaya 'kan cinta
[01:22.89] Aku adalah wanita yang jahat, ah
[01:28.46] Sesatkan orang yang ditemui selanjutnya dengan kesedihan
[01:34.09] Suatu yang penting bagiku telah menghilang, ah
[01:44.26]
[01:55.74] Baiknya bertemu dengan muka apa?
[02:01.08] Karena ku bukan aku yang waktu dulu
[02:08.03] Ada tujuan tak bisa pergi
[02:11.15] Mungkinku memakai bohong yang pandai
[02:14.26] Ku bingung menulis email balasan
[02:18.92] Di sisi ujung bangku panjang itu
[02:24.96] Kuhela nafasku hilangkan semua perandaian
[02:31.06] Sampai sekarang, kuingin cintai
[02:34.24] Dirimu, selalu, ego tak terucap
[02:37.19] Waktu itu sangat kejam
[02:42.75] Hai, kenapa manusia
[02:48.60] Hai, sadari kesalahan
[02:53.22] Yang dibuat?
[02:55.95] Maafkanlah, Tuhan diriku yang terlalu bodoh
[02:59.98] Tak bisa menepati janji
[03:02.86] Kau adalah orang yang baik dahulu, ah
[03:08.43] Tapi pada jari manisku, ada seseorang yang baru
[03:14.24] Sudah, tak bisa kembali ke masa itu, ah
[03:24.27]
[03:30.19] Maafkanlah, Tuhan ampunilah diriku ini
[03:34.15] Yang tidak percaya 'kan cinta
[03:37.05] Aku adalah wanita yang jahat, ah
[03:42.67] Sesatkan orang yang ditemui selanjutnya dengan kesedihan
[03:48.43] Suatu yang penting bagiku telah menghilang, ah
[03:58.81]