Shiokaze No Shoutaijou - Surat Undangan Sang Angin Laut
๐ต 1337 characters
โฑ๏ธ 3:59 duration
๐ ID: 4284457
๐ Lyrics
Kereta yang berjalan di tepi lautan
Libur musim panas bersama keluarga
Saat keluar dari terowongan yang panjang
Topi jerami yang aku pakai pun terbang
Tiap buka diary bergambar
Pada saat itu aku teringat
Paduan suara jangkrik
Dan kipas angin yang rusak
Surat undangan sang angin laut
Telah kudapat sampai tiba di rumah nenek
Sekarang marilah bepergian
Berbaring di lorong samping taman
Yuk, tidur siang
Semangka yang t'lah dicuci dengan air sumur
Yang dingin memberikan rasa pedesaan
Rindu pada senyuman sepupu yang dahulu
Yang mengajariku cara menyemai benih
Ke festival memakai yukata
Dulu ku sangat suka gulali
Kembang api terbang tinggi
Meledak di atas langit
Surat undangan sang angin laut
Terdengar jelas dari kejauhan garis awan
Genteng-genteng yang tanpa pemilik
Ayo duduk di tangga batu lalu
Ngobrol dan bercanda
Tidur di atas bukit di mana laut terlihat
Saat ini pun sepertinya
Nenek sedang menunggu aku
Kesedihan pun suatu saat
Akan menjadi bunga yang indah
Surat undangan sang angin laut
Telah kudapat sampai tiba di rumah nenek
Sekarang marilah bepergian
Berbaring di lorong samping taman
Yuk, tidur siang
Surat undangan sang angin laut
Terdengar jelas dari kejauhan garis awan
Bepergian sendirian saja
Pasti dia nanti akan senang
Dan bilang datang juga
Aku yang t'lah menjadi dewasa ini
Perhatikanlah terus, s'lalu
Libur musim panas bersama keluarga
Saat keluar dari terowongan yang panjang
Topi jerami yang aku pakai pun terbang
Tiap buka diary bergambar
Pada saat itu aku teringat
Paduan suara jangkrik
Dan kipas angin yang rusak
Surat undangan sang angin laut
Telah kudapat sampai tiba di rumah nenek
Sekarang marilah bepergian
Berbaring di lorong samping taman
Yuk, tidur siang
Semangka yang t'lah dicuci dengan air sumur
Yang dingin memberikan rasa pedesaan
Rindu pada senyuman sepupu yang dahulu
Yang mengajariku cara menyemai benih
Ke festival memakai yukata
Dulu ku sangat suka gulali
Kembang api terbang tinggi
Meledak di atas langit
Surat undangan sang angin laut
Terdengar jelas dari kejauhan garis awan
Genteng-genteng yang tanpa pemilik
Ayo duduk di tangga batu lalu
Ngobrol dan bercanda
Tidur di atas bukit di mana laut terlihat
Saat ini pun sepertinya
Nenek sedang menunggu aku
Kesedihan pun suatu saat
Akan menjadi bunga yang indah
Surat undangan sang angin laut
Telah kudapat sampai tiba di rumah nenek
Sekarang marilah bepergian
Berbaring di lorong samping taman
Yuk, tidur siang
Surat undangan sang angin laut
Terdengar jelas dari kejauhan garis awan
Bepergian sendirian saja
Pasti dia nanti akan senang
Dan bilang datang juga
Aku yang t'lah menjadi dewasa ini
Perhatikanlah terus, s'lalu
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:14.76] Kereta yang berjalan di tepi lautan
[00:19.60] Libur musim panas bersama keluarga
[00:24.39] Saat keluar dari terowongan yang panjang
[00:29.04] Topi jerami yang aku pakai pun terbang
[00:35.16] Tiap buka diary bergambar
[00:39.91] Pada saat itu aku teringat
[00:43.87] Paduan suara jangkrik
[00:47.99] Dan kipas angin yang rusak
[00:55.52] Surat undangan sang angin laut
[00:59.08] Telah kudapat sampai tiba di rumah nenek
[01:05.11] Sekarang marilah bepergian
[01:08.75] Berbaring di lorong samping taman
[01:12.65] Yuk, tidur siang
[01:15.16]
[01:26.55] Semangka yang t'lah dicuci dengan air sumur
[01:31.58] Yang dingin memberikan rasa pedesaan
[01:36.38] Rindu pada senyuman sepupu yang dahulu
[01:41.05] Yang mengajariku cara menyemai benih
[01:47.27] Ke festival memakai yukata
[01:51.88] Dulu ku sangat suka gulali
[01:55.78] Kembang api terbang tinggi
[01:59.94] Meledak di atas langit
[02:07.44] Surat undangan sang angin laut
[02:11.19] Terdengar jelas dari kejauhan garis awan
[02:17.16] Genteng-genteng yang tanpa pemilik
[02:20.73] Ayo duduk di tangga batu lalu
[02:24.37] Ngobrol dan bercanda
[02:26.93] Tidur di atas bukit di mana laut terlihat
[02:31.07] Saat ini pun sepertinya
[02:33.31] Nenek sedang menunggu aku
[02:35.67] Kesedihan pun suatu saat
[02:40.53] Akan menjadi bunga yang indah
[02:48.46] Surat undangan sang angin laut
[02:51.97] Telah kudapat sampai tiba di rumah nenek
[02:57.91] Sekarang marilah bepergian
[03:01.60] Berbaring di lorong samping taman
[03:05.34] Yuk, tidur siang
[03:07.53] Surat undangan sang angin laut
[03:11.37] Terdengar jelas dari kejauhan garis awan
[03:17.12] Bepergian sendirian saja
[03:20.73] Pasti dia nanti akan senang
[03:23.94] Dan bilang datang juga
[03:27.44] Aku yang t'lah menjadi dewasa ini
[03:31.90] Perhatikanlah terus, s'lalu
[03:37.39]
[00:19.60] Libur musim panas bersama keluarga
[00:24.39] Saat keluar dari terowongan yang panjang
[00:29.04] Topi jerami yang aku pakai pun terbang
[00:35.16] Tiap buka diary bergambar
[00:39.91] Pada saat itu aku teringat
[00:43.87] Paduan suara jangkrik
[00:47.99] Dan kipas angin yang rusak
[00:55.52] Surat undangan sang angin laut
[00:59.08] Telah kudapat sampai tiba di rumah nenek
[01:05.11] Sekarang marilah bepergian
[01:08.75] Berbaring di lorong samping taman
[01:12.65] Yuk, tidur siang
[01:15.16]
[01:26.55] Semangka yang t'lah dicuci dengan air sumur
[01:31.58] Yang dingin memberikan rasa pedesaan
[01:36.38] Rindu pada senyuman sepupu yang dahulu
[01:41.05] Yang mengajariku cara menyemai benih
[01:47.27] Ke festival memakai yukata
[01:51.88] Dulu ku sangat suka gulali
[01:55.78] Kembang api terbang tinggi
[01:59.94] Meledak di atas langit
[02:07.44] Surat undangan sang angin laut
[02:11.19] Terdengar jelas dari kejauhan garis awan
[02:17.16] Genteng-genteng yang tanpa pemilik
[02:20.73] Ayo duduk di tangga batu lalu
[02:24.37] Ngobrol dan bercanda
[02:26.93] Tidur di atas bukit di mana laut terlihat
[02:31.07] Saat ini pun sepertinya
[02:33.31] Nenek sedang menunggu aku
[02:35.67] Kesedihan pun suatu saat
[02:40.53] Akan menjadi bunga yang indah
[02:48.46] Surat undangan sang angin laut
[02:51.97] Telah kudapat sampai tiba di rumah nenek
[02:57.91] Sekarang marilah bepergian
[03:01.60] Berbaring di lorong samping taman
[03:05.34] Yuk, tidur siang
[03:07.53] Surat undangan sang angin laut
[03:11.37] Terdengar jelas dari kejauhan garis awan
[03:17.12] Bepergian sendirian saja
[03:20.73] Pasti dia nanti akan senang
[03:23.94] Dan bilang datang juga
[03:27.44] Aku yang t'lah menjadi dewasa ini
[03:31.90] Perhatikanlah terus, s'lalu
[03:37.39]