Natasha yang Kucinta
๐ต 1010 characters
โฑ๏ธ 3:24 duration
๐ ID: 4307814
๐ Lyrics
Ada seorang pria diam-diam menyelinap
Di kapal barang yang menuju ke arah Siberia sana
Di alam tundra ini mimpiku ikut membeku
Bahkan langit esok tak terlihat
Pergi mencari sosok cinta sejati
Alasanku tuk berjalan
Di atas tanah salju dan es
Natasha ku memanggil namamu
Sampai kapan ku harus memanggil
Di balik tembok keputusasaan
Mestinya kau di sana
Ah hanyalah cinta
Alasanku tuk hidup
Sudah berapa lama waktu telah berlalu
Warna kesendirian telah menutupi pemandangan yang sama
Ku ingin memahami air mata di pipimu
Kebaikan tanpa kata-kata
Apa kau lupa bagaimana caranya
Mengakhiri jejak dan isu tentangmu
Cinta yang tiada akhir
Natasha di dalam memoriku
Ku melihat bayang-bayang dirimu
Musim dingin abadi ini terus
Buat hatiku tersesat
Ah hanyalah cinta
Jejak menuju masa depan
Diri yang lelah tergeletak di tanah
Meski jiwa ini hilang
Tak ada penyesalan lagi
Natasha ku memanggil namamu
Sampai kapan ku harus memanggil
Di balik tembok keputusasaan
Mestinya kau di sana
Ah hanyalah cinta
Alasanku tuk hidup
Di kapal barang yang menuju ke arah Siberia sana
Di alam tundra ini mimpiku ikut membeku
Bahkan langit esok tak terlihat
Pergi mencari sosok cinta sejati
Alasanku tuk berjalan
Di atas tanah salju dan es
Natasha ku memanggil namamu
Sampai kapan ku harus memanggil
Di balik tembok keputusasaan
Mestinya kau di sana
Ah hanyalah cinta
Alasanku tuk hidup
Sudah berapa lama waktu telah berlalu
Warna kesendirian telah menutupi pemandangan yang sama
Ku ingin memahami air mata di pipimu
Kebaikan tanpa kata-kata
Apa kau lupa bagaimana caranya
Mengakhiri jejak dan isu tentangmu
Cinta yang tiada akhir
Natasha di dalam memoriku
Ku melihat bayang-bayang dirimu
Musim dingin abadi ini terus
Buat hatiku tersesat
Ah hanyalah cinta
Jejak menuju masa depan
Diri yang lelah tergeletak di tanah
Meski jiwa ini hilang
Tak ada penyesalan lagi
Natasha ku memanggil namamu
Sampai kapan ku harus memanggil
Di balik tembok keputusasaan
Mestinya kau di sana
Ah hanyalah cinta
Alasanku tuk hidup