Sang Kolektor (Kemudian…)
🎵 1957 characters
⏱️ 4:50 duration
🆔 ID: 5094973
📜 Lyrics
Selamat datang di toko saya!
Tanpa gemerincing bel, pintu terbuka
Pantulkan sosokku di lensa bundar
Mencari sesuatu di toko ini, Nona?
Bahkan ku tak tahu dimana ini?
Ingin kutolak
Bagaimana jika kuantar berkeliling?
Senyumnya memaksa tuk nikmati
Karpet nan indah dan Lampu kristal
Deret botol kaca selayak STANDGLASS
Ilusi menghantui
Harap jangan sentuh apapun disini
(Terseret jauh ke naungan segala yang mati)
Jika tak ingin bahayakan diri
(Yang pernah cecap hidup kala lampau)
Hanyut ke dalam
(Hilang ke dalam...)
Kengerian
Ku dapat dari Eropa dan masih sangat cantik
Seonggok jemari melambai padaku
Seakan minta pertolongan dariku
Kuambil dari Piramida, sering mencoba membunuhku
Lihat Kerangka putih terkekeh
Seakan tahu aku gemetar
Dia yang pernah datang, gadis muda nan cantik
Tatapan matanya yang tak berjiwa
Cantik, belia, dan tak bernyawa
Tampak terluka. Penuh amarah
Di dalam senyumannya
Bukankah semua mahakarya yang terindah?
(Bukankah semua itu kengerian yang terburuk?)
Lalu mengapa Nona tampak ketakutan?
(Wajar jika ku gemetar ketakutan)
Karena walau Anda hancur sekalipun
(Karena walau aku akan hancur sekalipun)
Anda kan abadi
(Ku tak mau abadi...)
Di toko ini
Adakah yang membuat nona tertarik?
Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
Adakah yang membuat nona tertarik?
Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
Adakah yang membuat nona tertarik?
Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
Adakah yang membuat nona tertarik?
Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
Senyumnya memaksa 'tuk nikmati
Karpet nan indah dan Lampu kristal
Deret botol kaca selayak STANDGLASS
Ilusi menghantui
Harap jangan sentuh apapun disini
(Terseret jauh ke naungan segala yang mati)
Jika tak ingin bahayakan diri
(Yang pernah cecap hidup kala lampau)
Hanyut ke dalam
(Hilang ke dalam...)
Silakan kembali kesini, Nona
(Pintu itu pun kembali menutup)
Sebagai koleksi baru saya
(Namun kali ini aku tetap tinggal dan ada di dalam)
Tanpa gemerincing bel, pintu terbuka
Pantulkan sosokku di lensa bundar
Mencari sesuatu di toko ini, Nona?
Bahkan ku tak tahu dimana ini?
Ingin kutolak
Bagaimana jika kuantar berkeliling?
Senyumnya memaksa tuk nikmati
Karpet nan indah dan Lampu kristal
Deret botol kaca selayak STANDGLASS
Ilusi menghantui
Harap jangan sentuh apapun disini
(Terseret jauh ke naungan segala yang mati)
Jika tak ingin bahayakan diri
(Yang pernah cecap hidup kala lampau)
Hanyut ke dalam
(Hilang ke dalam...)
Kengerian
Ku dapat dari Eropa dan masih sangat cantik
Seonggok jemari melambai padaku
Seakan minta pertolongan dariku
Kuambil dari Piramida, sering mencoba membunuhku
Lihat Kerangka putih terkekeh
Seakan tahu aku gemetar
Dia yang pernah datang, gadis muda nan cantik
Tatapan matanya yang tak berjiwa
Cantik, belia, dan tak bernyawa
Tampak terluka. Penuh amarah
Di dalam senyumannya
Bukankah semua mahakarya yang terindah?
(Bukankah semua itu kengerian yang terburuk?)
Lalu mengapa Nona tampak ketakutan?
(Wajar jika ku gemetar ketakutan)
Karena walau Anda hancur sekalipun
(Karena walau aku akan hancur sekalipun)
Anda kan abadi
(Ku tak mau abadi...)
Di toko ini
Adakah yang membuat nona tertarik?
Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
Adakah yang membuat nona tertarik?
Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
Adakah yang membuat nona tertarik?
Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
Adakah yang membuat nona tertarik?
Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
Senyumnya memaksa 'tuk nikmati
Karpet nan indah dan Lampu kristal
Deret botol kaca selayak STANDGLASS
Ilusi menghantui
Harap jangan sentuh apapun disini
(Terseret jauh ke naungan segala yang mati)
Jika tak ingin bahayakan diri
(Yang pernah cecap hidup kala lampau)
Hanyut ke dalam
(Hilang ke dalam...)
Silakan kembali kesini, Nona
(Pintu itu pun kembali menutup)
Sebagai koleksi baru saya
(Namun kali ini aku tetap tinggal dan ada di dalam)
⏱️ Synced Lyrics
[00:41.16] Selamat datang di toko saya!
[00:46.21] Tanpa gemerincing bel, pintu terbuka
[00:48.58] Pantulkan sosokku di lensa bundar
[00:51.38] Mencari sesuatu di toko ini, Nona?
[00:56.29] Bahkan ku tak tahu dimana ini?
[00:59.02] Ingin kutolak
[01:01.31] Bagaimana jika kuantar berkeliling?
[01:06.23] Senyumnya memaksa tuk nikmati
[01:08.79] Karpet nan indah dan Lampu kristal
[01:11.07] Deret botol kaca selayak STANDGLASS
[01:13.82] Ilusi menghantui
[01:16.13] Harap jangan sentuh apapun disini
[01:18.75] (Terseret jauh ke naungan segala yang mati)
[01:21.00] Jika tak ingin bahayakan diri
[01:23.32] (Yang pernah cecap hidup kala lampau)
[01:25.84] Hanyut ke dalam
[01:28.10] (Hilang ke dalam...)
[01:29.75] Kengerian
[01:31.82]
[01:50.72] Ku dapat dari Eropa dan masih sangat cantik
[01:55.87] Seonggok jemari melambai padaku
[01:58.12] Seakan minta pertolongan dariku
[02:00.94] Kuambil dari Piramida, sering mencoba membunuhku
[02:05.73] Lihat Kerangka putih terkekeh
[02:08.04] Seakan tahu aku gemetar
[02:10.82] Dia yang pernah datang, gadis muda nan cantik
[02:15.75] Tatapan matanya yang tak berjiwa
[02:18.08] Cantik, belia, dan tak bernyawa
[02:20.80] Tampak terluka. Penuh amarah
[02:23.49] Di dalam senyumannya
[02:25.49] Bukankah semua mahakarya yang terindah?
[02:27.86] (Bukankah semua itu kengerian yang terburuk?)
[02:30.94] Lalu mengapa Nona tampak ketakutan?
[02:32.99] (Wajar jika ku gemetar ketakutan)
[02:35.54] Karena walau Anda hancur sekalipun
[02:37.81] (Karena walau aku akan hancur sekalipun)
[02:40.90] Anda kan abadi
[02:42.66] (Ku tak mau abadi...)
[02:44.12] Di toko ini
[02:46.78]
[03:30.53] Adakah yang membuat nona tertarik?
[03:32.85] Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
[03:35.28] Adakah yang membuat nona tertarik?
[03:37.74] Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
[03:40.38] Adakah yang membuat nona tertarik?
[03:42.34] Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
[03:44.95] Adakah yang membuat nona tertarik?
[03:47.29] Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
[03:50.90] Senyumnya memaksa 'tuk nikmati
[03:53.15] Karpet nan indah dan Lampu kristal
[03:55.75] Deret botol kaca selayak STANDGLASS
[03:58.31] Ilusi menghantui
[04:00.63] Harap jangan sentuh apapun disini
[04:02.66] (Terseret jauh ke naungan segala yang mati)
[04:05.75] Jika tak ingin bahayakan diri
[04:07.55] (Yang pernah cecap hidup kala lampau)
[04:10.81] Hanyut ke dalam
[04:12.66] (Hilang ke dalam...)
[04:15.71] Silakan kembali kesini, Nona
[04:17.60] (Pintu itu pun kembali menutup)
[04:20.37] Sebagai koleksi baru saya
[04:22.68] (Namun kali ini aku tetap tinggal dan ada di dalam)
[04:29.98]
[00:46.21] Tanpa gemerincing bel, pintu terbuka
[00:48.58] Pantulkan sosokku di lensa bundar
[00:51.38] Mencari sesuatu di toko ini, Nona?
[00:56.29] Bahkan ku tak tahu dimana ini?
[00:59.02] Ingin kutolak
[01:01.31] Bagaimana jika kuantar berkeliling?
[01:06.23] Senyumnya memaksa tuk nikmati
[01:08.79] Karpet nan indah dan Lampu kristal
[01:11.07] Deret botol kaca selayak STANDGLASS
[01:13.82] Ilusi menghantui
[01:16.13] Harap jangan sentuh apapun disini
[01:18.75] (Terseret jauh ke naungan segala yang mati)
[01:21.00] Jika tak ingin bahayakan diri
[01:23.32] (Yang pernah cecap hidup kala lampau)
[01:25.84] Hanyut ke dalam
[01:28.10] (Hilang ke dalam...)
[01:29.75] Kengerian
[01:31.82]
[01:50.72] Ku dapat dari Eropa dan masih sangat cantik
[01:55.87] Seonggok jemari melambai padaku
[01:58.12] Seakan minta pertolongan dariku
[02:00.94] Kuambil dari Piramida, sering mencoba membunuhku
[02:05.73] Lihat Kerangka putih terkekeh
[02:08.04] Seakan tahu aku gemetar
[02:10.82] Dia yang pernah datang, gadis muda nan cantik
[02:15.75] Tatapan matanya yang tak berjiwa
[02:18.08] Cantik, belia, dan tak bernyawa
[02:20.80] Tampak terluka. Penuh amarah
[02:23.49] Di dalam senyumannya
[02:25.49] Bukankah semua mahakarya yang terindah?
[02:27.86] (Bukankah semua itu kengerian yang terburuk?)
[02:30.94] Lalu mengapa Nona tampak ketakutan?
[02:32.99] (Wajar jika ku gemetar ketakutan)
[02:35.54] Karena walau Anda hancur sekalipun
[02:37.81] (Karena walau aku akan hancur sekalipun)
[02:40.90] Anda kan abadi
[02:42.66] (Ku tak mau abadi...)
[02:44.12] Di toko ini
[02:46.78]
[03:30.53] Adakah yang membuat nona tertarik?
[03:32.85] Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
[03:35.28] Adakah yang membuat nona tertarik?
[03:37.74] Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
[03:40.38] Adakah yang membuat nona tertarik?
[03:42.34] Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
[03:44.95] Adakah yang membuat nona tertarik?
[03:47.29] Lambat kusadari, bukan senyuman tapi seringai
[03:50.90] Senyumnya memaksa 'tuk nikmati
[03:53.15] Karpet nan indah dan Lampu kristal
[03:55.75] Deret botol kaca selayak STANDGLASS
[03:58.31] Ilusi menghantui
[04:00.63] Harap jangan sentuh apapun disini
[04:02.66] (Terseret jauh ke naungan segala yang mati)
[04:05.75] Jika tak ingin bahayakan diri
[04:07.55] (Yang pernah cecap hidup kala lampau)
[04:10.81] Hanyut ke dalam
[04:12.66] (Hilang ke dalam...)
[04:15.71] Silakan kembali kesini, Nona
[04:17.60] (Pintu itu pun kembali menutup)
[04:20.37] Sebagai koleksi baru saya
[04:22.68] (Namun kali ini aku tetap tinggal dan ada di dalam)
[04:29.98]