Sepasang Pendaki
๐ต 858 characters
โฑ๏ธ 4:01 duration
๐ ID: 6175033
๐ Lyrics
Kita melangkah susuri hutan berdua
Melarikan diri dari penatnya kota
Sang senja mengintip dari balik dedaunan
Tersipu malu sebab kau lebih indah darinya
Tak terasa malam menggerayangi letih
Desiran angin menggoda kita agar berhenti
Api menari di antara binar matamu
Seolah memberanikanku untuk menyatakan
Di bawah bintang kita merebah
Saling berpandangan dan tersipu malu
Aku tak bisa merangkai kata
Namun kau seakan membaca hatiku
Yang ingin jadi kompasmu
Ketika kau hilang arah
Yang ingin jadi sentermu
Menuntunmu dalam gelap
Yang ingin jadi tendamu
Melindungi mu dari badai oh
Lalu kunyalakan api unggun
Untuk hangatkan jiwamu
Api menari di antara binar matamu
Seolah memberanikanku untuk mengatakan
Di bawah bintang kita merebah
Saling berpandangan dan tersipu malu
Aku tak bisa merangkai kata
Namun kau seakan membaca hatiku
Yang ingin mendapingi hatimu
Melarikan diri dari penatnya kota
Sang senja mengintip dari balik dedaunan
Tersipu malu sebab kau lebih indah darinya
Tak terasa malam menggerayangi letih
Desiran angin menggoda kita agar berhenti
Api menari di antara binar matamu
Seolah memberanikanku untuk menyatakan
Di bawah bintang kita merebah
Saling berpandangan dan tersipu malu
Aku tak bisa merangkai kata
Namun kau seakan membaca hatiku
Yang ingin jadi kompasmu
Ketika kau hilang arah
Yang ingin jadi sentermu
Menuntunmu dalam gelap
Yang ingin jadi tendamu
Melindungi mu dari badai oh
Lalu kunyalakan api unggun
Untuk hangatkan jiwamu
Api menari di antara binar matamu
Seolah memberanikanku untuk mengatakan
Di bawah bintang kita merebah
Saling berpandangan dan tersipu malu
Aku tak bisa merangkai kata
Namun kau seakan membaca hatiku
Yang ingin mendapingi hatimu
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:15.57] Kita melangkah susuri hutan berdua
[00:23.26] Melarikan diri dari penatnya kota
[00:31.53] Sang senja mengintip dari balik dedaunan
[00:39.02] Tersipu malu sebab kau lebih indah darinya
[00:55.29] Tak terasa malam menggerayangi letih
[01:03.58] Desiran angin menggoda kita agar berhenti
[01:11.93] Api menari di antara binar matamu
[01:19.71] Seolah memberanikanku untuk menyatakan
[01:27.63] Di bawah bintang kita merebah
[01:35.25] Saling berpandangan dan tersipu malu
[01:43.45] Aku tak bisa merangkai kata
[01:50.98] Namun kau seakan membaca hatiku
[01:57.54] Yang ingin jadi kompasmu
[02:01.88] Ketika kau hilang arah
[02:05.53] Yang ingin jadi sentermu
[02:09.49] Menuntunmu dalam gelap
[02:13.64] Yang ingin jadi tendamu
[02:17.42] Melindungi mu dari badai oh
[02:23.73] Lalu kunyalakan api unggun
[02:28.00] Untuk hangatkan jiwamu
[02:51.55] Api menari di antara binar matamu
[02:59.64] Seolah memberanikanku untuk mengatakan
[03:07.48] Di bawah bintang kita merebah
[03:15.35] Saling berpandangan dan tersipu malu
[03:23.33] Aku tak bisa merangkai kata
[03:30.94] Namun kau seakan membaca hatiku
[03:37.67] Yang ingin mendapingi hatimu
[00:23.26] Melarikan diri dari penatnya kota
[00:31.53] Sang senja mengintip dari balik dedaunan
[00:39.02] Tersipu malu sebab kau lebih indah darinya
[00:55.29] Tak terasa malam menggerayangi letih
[01:03.58] Desiran angin menggoda kita agar berhenti
[01:11.93] Api menari di antara binar matamu
[01:19.71] Seolah memberanikanku untuk menyatakan
[01:27.63] Di bawah bintang kita merebah
[01:35.25] Saling berpandangan dan tersipu malu
[01:43.45] Aku tak bisa merangkai kata
[01:50.98] Namun kau seakan membaca hatiku
[01:57.54] Yang ingin jadi kompasmu
[02:01.88] Ketika kau hilang arah
[02:05.53] Yang ingin jadi sentermu
[02:09.49] Menuntunmu dalam gelap
[02:13.64] Yang ingin jadi tendamu
[02:17.42] Melindungi mu dari badai oh
[02:23.73] Lalu kunyalakan api unggun
[02:28.00] Untuk hangatkan jiwamu
[02:51.55] Api menari di antara binar matamu
[02:59.64] Seolah memberanikanku untuk mengatakan
[03:07.48] Di bawah bintang kita merebah
[03:15.35] Saling berpandangan dan tersipu malu
[03:23.33] Aku tak bisa merangkai kata
[03:30.94] Namun kau seakan membaca hatiku
[03:37.67] Yang ingin mendapingi hatimu