Puisi Gelap
๐ต 1206 characters
โฑ๏ธ 4:11 duration
๐ ID: 6325520
๐ Lyrics
Langit gelap
Jutaan gagak hitam memenuhi langit
Datang dari goa goa yang gelap dan lembab
Dari padang yang kering tandus
Merentang sayap berputar putar mengerikan
Suaranya melengking menyayat
Amarah yang terpendam amarah tertahan
Gentayangan bagai mayat bangun dari kuburan
Karena mereka pun tak mau menerima
Gerhana matahari gerhana hidup
Mereka menutupi cahaya matahari
Memakan bangkai dari apa saja yang tersisa
Hinggap di atas tanah di atap rumah
Di dahan dahan pohon yang mati dan kering
Mengintai mangsa
Menanti bangkai temannya sendiri yang mati kelaparan
Bau bangkai menyengat dimana mana
Saling menerkam diantara mereka sendiri
Sekedar bertahan dari kematian yang segera datang menjemput
Tak ada cahaya matahari
Tak ada cahaya kehidupan
Tak ada apa apa
Hanya ada ketegangan dan keganasan
Ketegangan yang mengandung bencana
Gagak gagak terus berputar semakin banyak
Marah pada apa?
Marah pada siapa?
Marah pada marah yang tak terlampiaskan
Sampai pada saatnya nanti
Mereka jatuh terkapar dan mati
Tapi dimana cahaya kehidupan?
Tak ada yang tahu
Hanya ada jutaan bangkai gagak
Berserakan berbau amis dan busuk
Ah
Bau busuk kehidupan
Menyusup menebar ke sudut sudut kota
Dan kita menghisapnya
Jutaan gagak hitam memenuhi langit
Datang dari goa goa yang gelap dan lembab
Dari padang yang kering tandus
Merentang sayap berputar putar mengerikan
Suaranya melengking menyayat
Amarah yang terpendam amarah tertahan
Gentayangan bagai mayat bangun dari kuburan
Karena mereka pun tak mau menerima
Gerhana matahari gerhana hidup
Mereka menutupi cahaya matahari
Memakan bangkai dari apa saja yang tersisa
Hinggap di atas tanah di atap rumah
Di dahan dahan pohon yang mati dan kering
Mengintai mangsa
Menanti bangkai temannya sendiri yang mati kelaparan
Bau bangkai menyengat dimana mana
Saling menerkam diantara mereka sendiri
Sekedar bertahan dari kematian yang segera datang menjemput
Tak ada cahaya matahari
Tak ada cahaya kehidupan
Tak ada apa apa
Hanya ada ketegangan dan keganasan
Ketegangan yang mengandung bencana
Gagak gagak terus berputar semakin banyak
Marah pada apa?
Marah pada siapa?
Marah pada marah yang tak terlampiaskan
Sampai pada saatnya nanti
Mereka jatuh terkapar dan mati
Tapi dimana cahaya kehidupan?
Tak ada yang tahu
Hanya ada jutaan bangkai gagak
Berserakan berbau amis dan busuk
Ah
Bau busuk kehidupan
Menyusup menebar ke sudut sudut kota
Dan kita menghisapnya
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:37.61] Langit gelap
[00:43.04] Jutaan gagak hitam memenuhi langit
[00:47.11] Datang dari goa goa yang gelap dan lembab
[00:51.68] Dari padang yang kering tandus
[00:55.79] Merentang sayap berputar putar mengerikan
[01:00.29] Suaranya melengking menyayat
[01:04.29] Amarah yang terpendam amarah tertahan
[01:09.23] Gentayangan bagai mayat bangun dari kuburan
[01:14.34] Karena mereka pun tak mau menerima
[01:22.98] Gerhana matahari gerhana hidup
[01:27.85] Mereka menutupi cahaya matahari
[01:31.25] Memakan bangkai dari apa saja yang tersisa
[01:35.21] Hinggap di atas tanah di atap rumah
[01:40.50] Di dahan dahan pohon yang mati dan kering
[01:45.23] Mengintai mangsa
[01:47.89] Menanti bangkai temannya sendiri yang mati kelaparan
[01:55.55] Bau bangkai menyengat dimana mana
[01:58.93] Saling menerkam diantara mereka sendiri
[02:02.32] Sekedar bertahan dari kematian yang segera datang menjemput
[02:13.92] Tak ada cahaya matahari
[02:18.60] Tak ada cahaya kehidupan
[02:23.27] Tak ada apa apa
[02:26.45] Hanya ada ketegangan dan keganasan
[02:32.04] Ketegangan yang mengandung bencana
[02:38.11] Gagak gagak terus berputar semakin banyak
[02:46.45] Marah pada apa?
[02:50.91] Marah pada siapa?
[02:55.18] Marah pada marah yang tak terlampiaskan
[03:00.46] Sampai pada saatnya nanti
[03:04.39] Mereka jatuh terkapar dan mati
[03:09.25] Tapi dimana cahaya kehidupan?
[03:12.99] Tak ada yang tahu
[03:20.63] Hanya ada jutaan bangkai gagak
[03:27.85] Berserakan berbau amis dan busuk
[03:31.97] Ah
[03:35.22] Bau busuk kehidupan
[03:38.56] Menyusup menebar ke sudut sudut kota
[03:44.75] Dan kita menghisapnya
[03:51.93]
[00:43.04] Jutaan gagak hitam memenuhi langit
[00:47.11] Datang dari goa goa yang gelap dan lembab
[00:51.68] Dari padang yang kering tandus
[00:55.79] Merentang sayap berputar putar mengerikan
[01:00.29] Suaranya melengking menyayat
[01:04.29] Amarah yang terpendam amarah tertahan
[01:09.23] Gentayangan bagai mayat bangun dari kuburan
[01:14.34] Karena mereka pun tak mau menerima
[01:22.98] Gerhana matahari gerhana hidup
[01:27.85] Mereka menutupi cahaya matahari
[01:31.25] Memakan bangkai dari apa saja yang tersisa
[01:35.21] Hinggap di atas tanah di atap rumah
[01:40.50] Di dahan dahan pohon yang mati dan kering
[01:45.23] Mengintai mangsa
[01:47.89] Menanti bangkai temannya sendiri yang mati kelaparan
[01:55.55] Bau bangkai menyengat dimana mana
[01:58.93] Saling menerkam diantara mereka sendiri
[02:02.32] Sekedar bertahan dari kematian yang segera datang menjemput
[02:13.92] Tak ada cahaya matahari
[02:18.60] Tak ada cahaya kehidupan
[02:23.27] Tak ada apa apa
[02:26.45] Hanya ada ketegangan dan keganasan
[02:32.04] Ketegangan yang mengandung bencana
[02:38.11] Gagak gagak terus berputar semakin banyak
[02:46.45] Marah pada apa?
[02:50.91] Marah pada siapa?
[02:55.18] Marah pada marah yang tak terlampiaskan
[03:00.46] Sampai pada saatnya nanti
[03:04.39] Mereka jatuh terkapar dan mati
[03:09.25] Tapi dimana cahaya kehidupan?
[03:12.99] Tak ada yang tahu
[03:20.63] Hanya ada jutaan bangkai gagak
[03:27.85] Berserakan berbau amis dan busuk
[03:31.97] Ah
[03:35.22] Bau busuk kehidupan
[03:38.56] Menyusup menebar ke sudut sudut kota
[03:44.75] Dan kita menghisapnya
[03:51.93]