Home ๐ŸŽฌ Bollywood ๐ŸŽต Pakistani ๐ŸŽค English Pop

Sumbang

๐Ÿ‘ค Iwan Fals โ€ข ๐ŸŽผ Sumbang โ€ข โฑ๏ธ 6:29
๐ŸŽต 1547 characters
โฑ๏ธ 6:29 duration
๐Ÿ†” ID: 6346677

๐Ÿ“œ Lyrics

Kuatnya belenggu besi
Mengikat kedua kaki
Tajamnya ujung belati
Menujam di ulu hati
Sanggupkah tak akan lari
Walau akhirnya pasti mati?

Di kepala tanpa baja
Di tangan tanpa senjata
Ah, itu soal biasa
Yang singgah di depan mata kita

Lusuhnya kain bendera di halaman rumah kita
Bukan satu alasan untuk kita tinggalkan
Banyaknya persoalan yang datang tak kenal kasihan
Menyerang dalam gelap

Memburu kala haru dengan cara main kayu
Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu
Memburu kala haru dengan cara main kayu
Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu

Setan-setan politik yang datang mencekik
Walau di masa paceklik tetap mencekik

Apakah selamanya politik itu kejam?
Apakah selamanya dia datang 'tuk menghantam?
Ataukah memang itu yang sudah digariskan?
Menjilat, menghasut, menindas
Memperkosa hak-hak sewajarnya

Maling teriak maling, sembunyi balik dinding
Pengecut lari terkencing-kencing
Tikam dari belakang, lawan lengah diterjang
Lalu sibuk mencari kambing hitam

Selusin kepala tak berdosa
Berteriak hingga serak
Di dalam negeri yang congkak
Lalu senang dalang tertawa
"Ya-ha-ha!"

Lusuhnya kain bendera di halaman rumah kita
Bukan satu alasan untuk kita tinggalkan
Banyaknya persoalan yang datang tak kenal kasihan
Menyerang dalam gelap

Memburu kala haru dengan cara main kayu
Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu
Memburu kala haru dengan cara main kayu
Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu

Apakah selamanya politik itu kejam?
Apakah selamanya dia datang 'tuk menghantam?
Ataukah memang itu yang sudah digariskan?

โฑ๏ธ Synced Lyrics

[00:06.12] Kuatnya belenggu besi
[00:09.93] Mengikat kedua kaki
[00:14.14] Tajamnya ujung belati
[00:20.13] Menujam di ulu hati
[00:24.52]
[00:27.49] Sanggupkah tak akan lari
[00:32.69] Walau akhirnya pasti mati?
[00:39.69]
[00:45.89] Di kepala tanpa baja
[00:50.06] Di tangan tanpa senjata
[00:52.56] Ah, itu soal biasa
[00:55.43] Yang singgah di depan mata kita
[01:00.54] Lusuhnya kain bendera di halaman rumah kita
[01:07.74] Bukan satu alasan untuk kita tinggalkan
[01:12.52] Banyaknya persoalan yang datang tak kenal kasihan
[01:18.07] Menyerang dalam gelap
[01:22.08] Memburu kala haru dengan cara main kayu
[01:26.90] Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu
[01:32.54] Memburu kala haru dengan cara main kayu
[01:36.40] Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu
[01:43.94]
[01:46.07] Setan-setan politik yang datang mencekik
[01:52.65]
[02:01.26] Walau di masa paceklik tetap mencekik
[02:04.87] Apakah selamanya politik itu kejam?
[02:09.47] Apakah selamanya dia datang 'tuk menghantam?
[02:13.83] Ataukah memang itu yang sudah digariskan?
[02:19.61] Menjilat, menghasut, menindas
[02:24.93] Memperkosa hak-hak sewajarnya
[02:31.93]
[02:37.91] Maling teriak maling, sembunyi balik dinding
[02:46.22] Pengecut lari terkencing-kencing
[02:52.83] Tikam dari belakang, lawan lengah diterjang
[02:57.34] Lalu sibuk mencari kambing hitam
[03:02.94] Selusin kepala tak berdosa
[03:08.21] Berteriak hingga serak
[03:11.66] Di dalam negeri yang congkak
[03:14.38] Lalu senang dalang tertawa
[03:18.36] "Ya-ha-ha!"
[03:21.67]
[03:35.39] Lusuhnya kain bendera di halaman rumah kita
[03:42.53]
[03:55.07] Bukan satu alasan untuk kita tinggalkan
[03:59.55] Banyaknya persoalan yang datang tak kenal kasihan
[04:04.18] Menyerang dalam gelap
[04:09.34] Memburu kala haru dengan cara main kayu
[04:14.42] Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu
[04:18.72] Memburu kala haru dengan cara main kayu
[04:23.98] Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu
[04:31.17] Apakah selamanya politik itu kejam?
[04:38.64] Apakah selamanya dia datang 'tuk menghantam?
[04:43.66] Ataukah memang itu yang sudah digariskan?
[04:47.96]

โญ Rate These Lyrics

โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†
Average: 0.0/5 โ€ข 0 ratings