Puing
๐ต 1124 characters
โฑ๏ธ 5:59 duration
๐ ID: 6350612
๐ Lyrics
Puing berserakan
Di segenap penjuru
Bekas pertempuran
Bau amis darah
Sisa asap mesiu
Sesak napasku
Mayat-mayat bergeletakan
Tak terkubur dengan layak
Dan burung-burung bangkai menatap liar
Dan burung-burung bangkai berdansa senang
Di ujung sana
Banyak orang kelaparan
Ujung lainnya
Wabah busung menyerang
Di sudut sana
Banyak orang kehilangan
Sudut lainnya
Bayi bertanya bimbang:
"Mama, kapan Ayah pulang?"
"Mama, sebab apa perang?"
Mayat-mayat bergeletakan
Tak terkubur dengan layak
Dan burung-burung bangkai menatap liar
Dan burung-burung bangkai berdansa senang
Banyak jatuh korban
Dari mereka
Yang tak mengerti apa-apa
Suara tangis terdengar
Dari bekas reruntuhan
Seorang ibu muda
Yang baru melahirkan
Lama meratapi sesosok tubuh
Mayat suaminya
Dan burung burung bangkai menatap liar
Dan burung-burung bangkai berdansa senang
Tinggi peradaban
Teknologi berkembang
Senjata hebat terciptakan
Sarana pembantaian
Semakin bisa diwujudkan
Oh, mengerikan
Berhentilah
Jangan salah gunakan kehebatan
Ilmu pengetahuan untuk menghancurkan
Dan burung burung bangkai menatap liar
Dan burung-burung bangkai berdansa senang
Di segenap penjuru
Bekas pertempuran
Bau amis darah
Sisa asap mesiu
Sesak napasku
Mayat-mayat bergeletakan
Tak terkubur dengan layak
Dan burung-burung bangkai menatap liar
Dan burung-burung bangkai berdansa senang
Di ujung sana
Banyak orang kelaparan
Ujung lainnya
Wabah busung menyerang
Di sudut sana
Banyak orang kehilangan
Sudut lainnya
Bayi bertanya bimbang:
"Mama, kapan Ayah pulang?"
"Mama, sebab apa perang?"
Mayat-mayat bergeletakan
Tak terkubur dengan layak
Dan burung-burung bangkai menatap liar
Dan burung-burung bangkai berdansa senang
Banyak jatuh korban
Dari mereka
Yang tak mengerti apa-apa
Suara tangis terdengar
Dari bekas reruntuhan
Seorang ibu muda
Yang baru melahirkan
Lama meratapi sesosok tubuh
Mayat suaminya
Dan burung burung bangkai menatap liar
Dan burung-burung bangkai berdansa senang
Tinggi peradaban
Teknologi berkembang
Senjata hebat terciptakan
Sarana pembantaian
Semakin bisa diwujudkan
Oh, mengerikan
Berhentilah
Jangan salah gunakan kehebatan
Ilmu pengetahuan untuk menghancurkan
Dan burung burung bangkai menatap liar
Dan burung-burung bangkai berdansa senang
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:17.63] Puing berserakan
[00:20.60] Di segenap penjuru
[00:27.76] Bekas pertempuran
[00:33.19] Bau amis darah
[00:36.57] Sisa asap mesiu
[00:41.04]
[00:43.99] Sesak napasku
[00:49.94] Mayat-mayat bergeletakan
[00:57.10] Tak terkubur dengan layak
[01:02.51] Dan burung-burung bangkai menatap liar
[01:09.79] Dan burung-burung bangkai berdansa senang
[01:17.51] Di ujung sana
[01:20.33] Banyak orang kelaparan
[01:26.00] Ujung lainnya
[01:29.13] Wabah busung menyerang
[01:32.95] Di sudut sana
[01:36.10] Banyak orang kehilangan
[01:41.92] Sudut lainnya
[01:45.02] Bayi bertanya bimbang:
[01:48.95] "Mama, kapan Ayah pulang?"
[01:55.92] "Mama, sebab apa perang?"
[02:01.18]
[02:03.46] Mayat-mayat bergeletakan
[02:10.50] Tak terkubur dengan layak
[02:15.99] Dan burung-burung bangkai menatap liar
[02:23.05] Dan burung-burung bangkai berdansa senang
[02:29.97]
[02:49.68] Banyak jatuh korban
[02:56.49] Dari mereka
[03:02.45] Yang tak mengerti apa-apa
[03:10.34] Suara tangis terdengar
[03:14.14] Dari bekas reruntuhan
[03:21.34] Seorang ibu muda
[03:24.14] Yang baru melahirkan
[03:27.68] Lama meratapi sesosok tubuh
[03:33.74] Mayat suaminya
[03:39.81] Dan burung burung bangkai menatap liar
[03:46.97] Dan burung-burung bangkai berdansa senang
[03:54.42] Tinggi peradaban
[03:57.82] Teknologi berkembang
[04:03.94] Senjata hebat terciptakan
[04:09.76] Sarana pembantaian
[04:13.47] Semakin bisa diwujudkan
[04:19.89] Oh, mengerikan
[04:26.18] Berhentilah
[04:31.13] Jangan salah gunakan kehebatan
[04:45.12] Ilmu pengetahuan untuk menghancurkan
[04:54.68] Dan burung burung bangkai menatap liar
[05:01.48] Dan burung-burung bangkai berdansa senang
[05:06.00]
[00:20.60] Di segenap penjuru
[00:27.76] Bekas pertempuran
[00:33.19] Bau amis darah
[00:36.57] Sisa asap mesiu
[00:41.04]
[00:43.99] Sesak napasku
[00:49.94] Mayat-mayat bergeletakan
[00:57.10] Tak terkubur dengan layak
[01:02.51] Dan burung-burung bangkai menatap liar
[01:09.79] Dan burung-burung bangkai berdansa senang
[01:17.51] Di ujung sana
[01:20.33] Banyak orang kelaparan
[01:26.00] Ujung lainnya
[01:29.13] Wabah busung menyerang
[01:32.95] Di sudut sana
[01:36.10] Banyak orang kehilangan
[01:41.92] Sudut lainnya
[01:45.02] Bayi bertanya bimbang:
[01:48.95] "Mama, kapan Ayah pulang?"
[01:55.92] "Mama, sebab apa perang?"
[02:01.18]
[02:03.46] Mayat-mayat bergeletakan
[02:10.50] Tak terkubur dengan layak
[02:15.99] Dan burung-burung bangkai menatap liar
[02:23.05] Dan burung-burung bangkai berdansa senang
[02:29.97]
[02:49.68] Banyak jatuh korban
[02:56.49] Dari mereka
[03:02.45] Yang tak mengerti apa-apa
[03:10.34] Suara tangis terdengar
[03:14.14] Dari bekas reruntuhan
[03:21.34] Seorang ibu muda
[03:24.14] Yang baru melahirkan
[03:27.68] Lama meratapi sesosok tubuh
[03:33.74] Mayat suaminya
[03:39.81] Dan burung burung bangkai menatap liar
[03:46.97] Dan burung-burung bangkai berdansa senang
[03:54.42] Tinggi peradaban
[03:57.82] Teknologi berkembang
[04:03.94] Senjata hebat terciptakan
[04:09.76] Sarana pembantaian
[04:13.47] Semakin bisa diwujudkan
[04:19.89] Oh, mengerikan
[04:26.18] Berhentilah
[04:31.13] Jangan salah gunakan kehebatan
[04:45.12] Ilmu pengetahuan untuk menghancurkan
[04:54.68] Dan burung burung bangkai menatap liar
[05:01.48] Dan burung-burung bangkai berdansa senang
[05:06.00]