Cinta Pembodohan
๐ต 1295 characters
โฑ๏ธ 3:27 duration
๐ ID: 8289733
๐ Lyrics
Dunia punya cerita
Cerita tentang cinta
Cinta, cinta, cinta ta
Cinta
Pada stres
Dan nggak sedikit yang gila mati (mampus)
Minum racun serangga
Gantung diri di pohon jengkol
Nubrukin badan ke bis kota yang sedang mangkal
Lompat melompat dari gedung bertingkat
Karena cinta
Demi cinta
Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
(Aih, kita 'kan anak gaul lagi)
Dengernya pun lagu cengeng
Membuat otak dan mental seperti kaleng rombeng
Hati pun celeng-celeng treng teng tereng teng
Nontonnya sinetron telenovela
Isinya cuma cinta
Cinta, cinta, cinta ta
Hei, kaw-kaw-kawan, 'kan masih banyak cerita
(Dunia tak selebar daun kelor)
Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
(Cinta bukan di balik kolor)
Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
(Cinta itu pembodohan)
Hanyalah retorika yang menggebu-gebu
Berbuntut kepentingan
(Kau ngomong cinta), cinta rakyat jelata
(Kau ngomong cinta), agar kau berkuasa
(Kaau ngomong cinta), cinta umat manusia
(Kau ngomong cinta), tapi engkau membunuhnya
(Kau ngomong cinta) adalah anugerah
(Kau ngomong cinta), kenapa banyak yang luka?
(Kau ngomong cinta), kenapa banyak yang mati?
(Kau ngomong cinta) agar kau tidur dengannya
Itukah cinta
Ittukah cinta
Kata kuncinya
Hei, kaw-kaw-kawan sadarlah
Oi!
Dunia punya cerita, cerita tentang cinta
Cinta, cinta pembodohan
Bagaikan bulan
Cerita tentang cinta
Cinta, cinta, cinta ta
Cinta
Pada stres
Dan nggak sedikit yang gila mati (mampus)
Minum racun serangga
Gantung diri di pohon jengkol
Nubrukin badan ke bis kota yang sedang mangkal
Lompat melompat dari gedung bertingkat
Karena cinta
Demi cinta
Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
(Aih, kita 'kan anak gaul lagi)
Dengernya pun lagu cengeng
Membuat otak dan mental seperti kaleng rombeng
Hati pun celeng-celeng treng teng tereng teng
Nontonnya sinetron telenovela
Isinya cuma cinta
Cinta, cinta, cinta ta
Hei, kaw-kaw-kawan, 'kan masih banyak cerita
(Dunia tak selebar daun kelor)
Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
(Cinta bukan di balik kolor)
Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
(Cinta itu pembodohan)
Hanyalah retorika yang menggebu-gebu
Berbuntut kepentingan
(Kau ngomong cinta), cinta rakyat jelata
(Kau ngomong cinta), agar kau berkuasa
(Kaau ngomong cinta), cinta umat manusia
(Kau ngomong cinta), tapi engkau membunuhnya
(Kau ngomong cinta) adalah anugerah
(Kau ngomong cinta), kenapa banyak yang luka?
(Kau ngomong cinta), kenapa banyak yang mati?
(Kau ngomong cinta) agar kau tidur dengannya
Itukah cinta
Ittukah cinta
Kata kuncinya
Hei, kaw-kaw-kawan sadarlah
Oi!
Dunia punya cerita, cerita tentang cinta
Cinta, cinta pembodohan
Bagaikan bulan
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:19.25] Dunia punya cerita
[00:20.81] Cerita tentang cinta
[00:22.22] Cinta, cinta, cinta ta
[00:24.02] Cinta
[00:25.66] Pada stres
[00:29.63] Dan nggak sedikit yang gila mati (mampus)
[00:34.56] Minum racun serangga
[00:36.30] Gantung diri di pohon jengkol
[00:39.90] Nubrukin badan ke bis kota yang sedang mangkal
[00:43.86] Lompat melompat dari gedung bertingkat
[00:47.38] Karena cinta
[00:49.49] Demi cinta
[00:51.86] Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
[00:57.24] (Aih, kita 'kan anak gaul lagi)
[01:00.94] Dengernya pun lagu cengeng
[01:02.84] Membuat otak dan mental seperti kaleng rombeng
[01:06.04] Hati pun celeng-celeng treng teng tereng teng
[01:09.89] Nontonnya sinetron telenovela
[01:13.24] Isinya cuma cinta
[01:15.11] Cinta, cinta, cinta ta
[01:17.58] Hei, kaw-kaw-kawan, 'kan masih banyak cerita
[01:23.43] (Dunia tak selebar daun kelor)
[01:28.73] Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
[01:34.65] (Cinta bukan di balik kolor)
[01:52.87] Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
[01:53.98] (Cinta itu pembodohan)
[01:54.49] Hanyalah retorika yang menggebu-gebu
[01:54.98] Berbuntut kepentingan
[01:55.22] (Kau ngomong cinta), cinta rakyat jelata
[01:55.73] (Kau ngomong cinta), agar kau berkuasa
[01:56.38] (Kaau ngomong cinta), cinta umat manusia
[01:56.89] (Kau ngomong cinta), tapi engkau membunuhnya
[01:57.10] (Kau ngomong cinta) adalah anugerah
[01:57.60] (Kau ngomong cinta), kenapa banyak yang luka?
[01:58.26] (Kau ngomong cinta), kenapa banyak yang mati?
[01:58.74] (Kau ngomong cinta) agar kau tidur dengannya
[01:59.06] Itukah cinta
[01:59.52] Ittukah cinta
[02:00.06] Kata kuncinya
[02:00.66] Hei, kaw-kaw-kawan sadarlah
[02:01.18] Oi!
[02:01.68] Dunia punya cerita, cerita tentang cinta
[02:01.97] Cinta, cinta pembodohan
[02:02.47] Bagaikan bulan
[02:03.06]
[00:20.81] Cerita tentang cinta
[00:22.22] Cinta, cinta, cinta ta
[00:24.02] Cinta
[00:25.66] Pada stres
[00:29.63] Dan nggak sedikit yang gila mati (mampus)
[00:34.56] Minum racun serangga
[00:36.30] Gantung diri di pohon jengkol
[00:39.90] Nubrukin badan ke bis kota yang sedang mangkal
[00:43.86] Lompat melompat dari gedung bertingkat
[00:47.38] Karena cinta
[00:49.49] Demi cinta
[00:51.86] Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
[00:57.24] (Aih, kita 'kan anak gaul lagi)
[01:00.94] Dengernya pun lagu cengeng
[01:02.84] Membuat otak dan mental seperti kaleng rombeng
[01:06.04] Hati pun celeng-celeng treng teng tereng teng
[01:09.89] Nontonnya sinetron telenovela
[01:13.24] Isinya cuma cinta
[01:15.11] Cinta, cinta, cinta ta
[01:17.58] Hei, kaw-kaw-kawan, 'kan masih banyak cerita
[01:23.43] (Dunia tak selebar daun kelor)
[01:28.73] Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
[01:34.65] (Cinta bukan di balik kolor)
[01:52.87] Hei, kaw-kaw-kawan terlihat cemen
[01:53.98] (Cinta itu pembodohan)
[01:54.49] Hanyalah retorika yang menggebu-gebu
[01:54.98] Berbuntut kepentingan
[01:55.22] (Kau ngomong cinta), cinta rakyat jelata
[01:55.73] (Kau ngomong cinta), agar kau berkuasa
[01:56.38] (Kaau ngomong cinta), cinta umat manusia
[01:56.89] (Kau ngomong cinta), tapi engkau membunuhnya
[01:57.10] (Kau ngomong cinta) adalah anugerah
[01:57.60] (Kau ngomong cinta), kenapa banyak yang luka?
[01:58.26] (Kau ngomong cinta), kenapa banyak yang mati?
[01:58.74] (Kau ngomong cinta) agar kau tidur dengannya
[01:59.06] Itukah cinta
[01:59.52] Ittukah cinta
[02:00.06] Kata kuncinya
[02:00.66] Hei, kaw-kaw-kawan sadarlah
[02:01.18] Oi!
[02:01.68] Dunia punya cerita, cerita tentang cinta
[02:01.97] Cinta, cinta pembodohan
[02:02.47] Bagaikan bulan
[02:03.06]