Tinggal Sayang Tinggallah Pujaan
๐ต 1051 characters
โฑ๏ธ 5:38 duration
๐ ID: 8831218
๐ Lyrics
Kenangan yang lama menjelma
Ingatanku padamu menyala-nyala
Gambaran duka yang lara, menerpa
Oh, mengapa kau utuskan sengsara?
Kau biarkan diriku meronta-ronta
Lantas kau alihkan cintamu padanya
Oh-oh, sebak rasaku menahan derita
Pilu hati mengenangkan cinta yang kecundang
Oh-oh, sayang, inikah balasanmu terhadapku?
Seorang insan yang amat menyintai dirimu
Kering air mata (kering air mata)
Kesal tetap nyata (kesal tetap nyata)
Jernih air di muara
Luka tetap ada (luka tetap ada)
Ternyata kau insan yang tak setia
Pengorbananku selama ini tak berharga
Oh-oh, sebak rasaku menahan derita
Pilu hati mengenangkan cinta yang kecundang
Oh-oh, sayang, inikah balasanmu terhadapku?
Seorang insan yang amat menyintai dirimu
Kering air mata (kering air mata)
Kesal tetap nyata (kesal tetap nyata)
Jernih air di muara
Luka tetap ada (luka tetap ada)
Ternyata kau insan yang tak setia
Pengorbananku selama ini tak berharga
Kenangan yang lama kutinggalkan
Tiada guna mengungkit kisah yang lama
Kelak nanti meracun hidupku
Tinggal, sayang, tinggallah pujaan
Ingatanku padamu menyala-nyala
Gambaran duka yang lara, menerpa
Oh, mengapa kau utuskan sengsara?
Kau biarkan diriku meronta-ronta
Lantas kau alihkan cintamu padanya
Oh-oh, sebak rasaku menahan derita
Pilu hati mengenangkan cinta yang kecundang
Oh-oh, sayang, inikah balasanmu terhadapku?
Seorang insan yang amat menyintai dirimu
Kering air mata (kering air mata)
Kesal tetap nyata (kesal tetap nyata)
Jernih air di muara
Luka tetap ada (luka tetap ada)
Ternyata kau insan yang tak setia
Pengorbananku selama ini tak berharga
Oh-oh, sebak rasaku menahan derita
Pilu hati mengenangkan cinta yang kecundang
Oh-oh, sayang, inikah balasanmu terhadapku?
Seorang insan yang amat menyintai dirimu
Kering air mata (kering air mata)
Kesal tetap nyata (kesal tetap nyata)
Jernih air di muara
Luka tetap ada (luka tetap ada)
Ternyata kau insan yang tak setia
Pengorbananku selama ini tak berharga
Kenangan yang lama kutinggalkan
Tiada guna mengungkit kisah yang lama
Kelak nanti meracun hidupku
Tinggal, sayang, tinggallah pujaan
โฑ๏ธ Synced Lyrics
[00:43.72] Kenangan yang lama menjelma
[00:52.77] Ingatanku padamu menyala-nyala
[01:02.10] Gambaran duka yang lara, menerpa
[01:11.59] Oh, mengapa kau utuskan sengsara?
[01:20.95] Kau biarkan diriku meronta-ronta
[01:30.48] Lantas kau alihkan cintamu padanya
[01:41.80] Oh-oh, sebak rasaku menahan derita
[01:52.25] Pilu hati mengenangkan cinta yang kecundang
[02:00.54] Oh-oh, sayang, inikah balasanmu terhadapku?
[02:11.05] Seorang insan yang amat menyintai dirimu
[02:19.85] Kering air mata (kering air mata)
[02:24.54] Kesal tetap nyata (kesal tetap nyata)
[02:29.48] Jernih air di muara
[02:34.05] Luka tetap ada (luka tetap ada)
[02:38.61] Ternyata kau insan yang tak setia
[02:48.68] Pengorbananku selama ini tak berharga
[02:58.39]
[03:25.42] Oh-oh, sebak rasaku menahan derita
[03:36.22] Pilu hati mengenangkan cinta yang kecundang
[03:44.45] Oh-oh, sayang, inikah balasanmu terhadapku?
[03:55.07] Seorang insan yang amat menyintai dirimu
[04:03.97] Kering air mata (kering air mata)
[04:08.69] Kesal tetap nyata (kesal tetap nyata)
[04:13.48] Jernih air di muara
[04:18.03] Luka tetap ada (luka tetap ada)
[04:22.92] Ternyata kau insan yang tak setia
[04:32.79] Pengorbananku selama ini tak berharga
[04:42.09] Kenangan yang lama kutinggalkan
[04:51.10] Tiada guna mengungkit kisah yang lama
[05:00.21] Kelak nanti meracun hidupku
[05:09.77] Tinggal, sayang, tinggallah pujaan
[05:26.64]
[00:52.77] Ingatanku padamu menyala-nyala
[01:02.10] Gambaran duka yang lara, menerpa
[01:11.59] Oh, mengapa kau utuskan sengsara?
[01:20.95] Kau biarkan diriku meronta-ronta
[01:30.48] Lantas kau alihkan cintamu padanya
[01:41.80] Oh-oh, sebak rasaku menahan derita
[01:52.25] Pilu hati mengenangkan cinta yang kecundang
[02:00.54] Oh-oh, sayang, inikah balasanmu terhadapku?
[02:11.05] Seorang insan yang amat menyintai dirimu
[02:19.85] Kering air mata (kering air mata)
[02:24.54] Kesal tetap nyata (kesal tetap nyata)
[02:29.48] Jernih air di muara
[02:34.05] Luka tetap ada (luka tetap ada)
[02:38.61] Ternyata kau insan yang tak setia
[02:48.68] Pengorbananku selama ini tak berharga
[02:58.39]
[03:25.42] Oh-oh, sebak rasaku menahan derita
[03:36.22] Pilu hati mengenangkan cinta yang kecundang
[03:44.45] Oh-oh, sayang, inikah balasanmu terhadapku?
[03:55.07] Seorang insan yang amat menyintai dirimu
[04:03.97] Kering air mata (kering air mata)
[04:08.69] Kesal tetap nyata (kesal tetap nyata)
[04:13.48] Jernih air di muara
[04:18.03] Luka tetap ada (luka tetap ada)
[04:22.92] Ternyata kau insan yang tak setia
[04:32.79] Pengorbananku selama ini tak berharga
[04:42.09] Kenangan yang lama kutinggalkan
[04:51.10] Tiada guna mengungkit kisah yang lama
[05:00.21] Kelak nanti meracun hidupku
[05:09.77] Tinggal, sayang, tinggallah pujaan
[05:26.64]